Gagal Menjadi Musisi, Hilman Wibisana Banting Stir Menjadi Produser Musik

Bisnis

JAKARTA (infonesia.co.id) – Halo sobat info kali ini kita akan membahas salah satu anak muda yang pernah bermimpi menjadi musisi besar. Menjadi musisi adalah salah satu cita cita para remaja kala mencari jati diri, harapan yang tinggi hingga berjuang mati matian agar dapat meraih apa yang di inginkan nya. Namun sebagian dari mereka malah kebanyakan kehilangan harapan itu ketika beranjak Dewasa. Mengapa bisa begitu? Padahal banyak loh yang berpotensi dan memiliki skil tinggi di Indonesia.

Jawabannya adalah pasti kurang nya perhatian dan pembinaan terhadap musisi, jadi tak heran jika musisi banyak yang tak melanjutkan karir nya di dunia musik karena faktor ekonomi. Jelas ini membuat prihatin dimana bermusik juga tentu mengeluarkan banyak biaya seperti alat musik, rekaman dll. Hal ini juga di alami pemuda asal Kabupaten Tangerang yang mengawali karir nya di bidang musik, sulitnya menembus Major Label membuat pemuda ini berfikir gila untuk mendirikan sebuah label musik secara online. 
Hilman Wibisana mengawali karir nya di dunia musik, di kutip dari http://mustang-indie.blogspot.com/ Hilman juga pernah beberapa kali gonta ganti Grup Band. Karena income dari Band sangat amat kurang untuk biaya kehidupan sehari hari maka Hilman meninggalkan dunia musik dan bekerja di salah satu perusahaan untuk menjadi IT Staff. Selain di dunia industri, Hilman juga pernah mengabdikan diri nya di dunia pendidikan yaitu Yayasan Pendidikan Mandiri 79 sebagai kepala studio Media Center. Cukup lama mengabdi disana Hilman memutuskan untuk berpindah ke salah satu perusahaan startup yang berbasis Digital Learning atau Online Course. 
Saat bekerja di perusahaan startup ini, Hilman mulai sadar akan bisnis. Ia berfikir bahwa ia mampu memiliki perusahaan sendiri, apalagi perusahaan musik yang apa apa serba Online. 

Hanya berbekal ilmu pengelolaan website yang sedikit, hilman mulai mencoba membuat website dan mendistribusikan karya para musisi ke digital store bersama Naufal Dwisanjaya yang ia pilih sebagai Co-Ceo nya. Dan pada tanggal 21 juni 2020 secara resmi Indonesian Music Indie bekerja untuk para musisi dalam membantu mendistribusikan karya ke digital store seperti Spotify, iTunes dll. 

Bermodal hanya 10 juta rupiah saja hilman mampu mendirikan perusahaan yang membantu banyak musisi dalam mendistribusikan karya nya, hilman juga memberikan royalti kepada musisi yang telah mengirimkan karya nya ke www.musikindie.co.id